Keluarga yang Melayani Tuhan. November 15, 2015 Belum ada komentar 9388 Views. "Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (Kolose 3:23) Dalam rangka Bulan Keluarga, kita mengangkat topik pelayanan kepada Tuhan. Segera akan kita jumpai sebuah kejanggalan, bahwa melayani
Tuhan berikan untuk melayani Tuhan. Yesus menyimpulkan: "bahwa Anak manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memberi nyawaNya sebagai tebusan bagi banyak orang" (Mat. 20:28). Gereja yang adalah sebagai institusi perwujudnyataan dari Tubuh Kristus di tengah-tengah dunia terpanggil sebagai pengemban misi kerajaan Allah.
Melayani dalam pelayanan bersama sebagai keluarga dapat menjadi salah satu cara terbaik untuk menanamkan dan menggerakkan pemindahan hasrat untuk melayani Kristus kepada anak-anak Anda. Jadilah kreatif sebagai orang tua dalam menjadikan hal-hal seperti kunjungan dan melayani orang lain menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menyenangkan

Dalam surat Paulus kepada jemaat Efesus, ia menulis tentang usaha memperlengkapi orang-orang untuk melayani (Efesus 4:11,12). Kata yang digunakan untuk memperlengkapi di sini adalah seperti kata untuk menggambarkan murid-murid Yesus yang sedang memperbaiki jaring mereka saat Yesus memanggil mereka ke dalam pelayanan ( Markus 1:16-20 ).

Teks khotbah kita hari ini mengambil tema "Hidup Dalam Kasih Dan Perdamaian". Kita tahu bagaimana Petrus yang mempunyai karakter temperamental, emosional, tetapi pada saat memberikan pengajaran dalam kehidupan gereja waktu itu, sifatnya berubah. Setelah mengalami internalisasi hidup bersama Yesus, memahami apa yang dilakukan Yesus
Ucapan "banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih" datang dari sebuah perumpamaan (sebuah kisah dengan sebuah pelajaran spiritual) yang diucapkan Yesus untuk mengilustrasikan Kerajaan Allah yang akan datang. Di dalam perumpamaan perjamuan kawin ini seorang raja "mengadakan pesta perjamuan kawin untuk anaknya dan menyuruh hamba Satu jawabannya ialah kita "DIPANGGIL" untuk "MELAYANI" atau bahasa kerennya sekarang ialah bahasa bataknya " Called To Serve. Saudara-saudara yang terkasih di dalam Tuhan Yesus, ternyata juga tidak semua hamba Tuhan yang telah dipanggil untuk melayani-Nya dapat meresponi panggilan Tuhan itu dengan baik atau tidak mau respon terhadap Puji syukur kepada Tuhan! Ia tidak menyerah karena bangsa Israel mengabaikan kewajibannya, dan mengutus Yesus Kristus datang untuk menggenapi karya besar penebusan untuk menyelamatkan seluruh umat manusia (Yoh. 3:16), dan di dalam Perjanjian Baru memanggil kita menjadi anak-anak Allah dan umat pilihan baru. cBIL.
  • doda472wny.pages.dev/92
  • doda472wny.pages.dev/183
  • doda472wny.pages.dev/385
  • doda472wny.pages.dev/13
  • doda472wny.pages.dev/6
  • doda472wny.pages.dev/347
  • doda472wny.pages.dev/389
  • doda472wny.pages.dev/325
  • khotbah dipanggil dalam kebersamaan untuk melayani